Sabtu, 29 Juni 2013

Padahal Banyak Yang Keren Untuk Ditulis..

Iya, padahal banyak yang keren untuk saya tulis. Cuma akhir Juni ini saya dikejar banyak deadline, event, dan tugas pengganti final. Saya upload foto saja tidak apa-apa yah?

Tanggal 26 Juni kemarin teman-teman EO saya @99_ent sukses panggil JKT48 yang pertama kalinya di Makassar. Penonton tumpah ruah, ribuan cowok histeris liat belasan cewek belia. Iya saya juga liat, tapi tidak histeris. Untuk anak seumuran mereka yang rata2 berpotensi manggil saya 'Om', gaya manggung mereka keren. Interaksi dengan penonton juga luar biasa. Yang lebih luar biasa adalah.. Capeknya.





Jadi besoknya, Pacar saya wisuda. Tadaaaaang hari yang ditunggu pun telah tiba pemirsa. Dalam keadaan setengah nyawa saya masih di kasur, panas-panasan karena pasar tumpah di kampus yang sudah jadi agenda para penjual kalo wisuda, semuanya hilang liat doski pake toga. Alhamdulillah, padahal berasa baru kemarin doski temani saya pas wisuda. Semoga semua hasil pembelajarannya bisa memberikan masa depan yang jaug lebih baik. Amiin




Nah, sudahmi. Banyak lagi sebenarnya, termasuk patahnya kacamata ku setelah event JKT48. Tapi nantilah. Sudahmi dulu nah, deadline ka (kata-kata ini jadi yang paling sering keluar di bulan ini, sepertinya di bulan-bulan kedepan juga). Daah!!

Rabu, 12 Juni 2013

31 Mei

Jujur ya, saya agak jarang menulis di blog sekarang. Dua dari beberapa tugas saya mengharuskan mengetik tugas dengan format lebih dari 15 halaman. Untuk orang yang malas mengetik seperti saya, halaman sebanyak itu mikirnya saja sudah malas, apalagi ngetiknya.

Posting hari ini mengenai hal-hal yang terjadi dalam satu hari, 31 Mei.

Kalau kalian baca beberapa postingan saya tahun lalu, kalian pasti tau kalo 31 Mei itu hari ulang tahun Mama saya. Hari yang sebenarnya tidak ingin terlalu dirayakan oleh beliau, karena tanggal 31 Mei juga, Mamanya (yang juga Nenek saya) menghembuskan nafas terakhirnya. Siapa yang menyangka hadiah ulang tahun Mama saya beberapa tahun yang lalu adalah kepergian Ibunya sendiri? Mana bisa beliau bersenang-senang di hari ulang tahunnya? Tapi saya, Ruli dan Ika sudah punya kado spesial untuk beliau.


Ini Tripple Dekker ala Dapur Cokelat. Kue yang sudah lama beliau inginkan, Mengingat kadar gula Mama saya yang tinggi, yah jadi saya yakin paling yang makan adik-adik saya.

Hal spesial lainnya adalah hari ujian meja Ibu Negara a.k.a pacar saya. Hal yang sempat bikin doski galau beberapa bulan dengan puluhan revisi. Dan ini final day nya. Senang juga, dan hebatnya doski lebih cepat tiga bulan daripada kelulusan saya dua tahun lalu.


Banyak hal yang hebat di 31 Mei. Suka, duka, semua ada di satu hari,
Selamat ulang tahun, Ma. Semoga engkau tenang di sana, Oma. Dan selamat atas ujian mejanya, Tah <3 p="">


Senin, 20 Mei 2013

Goodbye, another no.9 ..

Sejak kerja di PSM, saya jadi merasa begitu dekat dengan hampir semua pemain dan manajemen. Mereka yang biasanya hanya saya lihat di koran sekarang malah saya yang kadang menjemput mereka di ruang ganti untuk memberitahukan kalau sudah waktunya konfrensi pers.

Suatu hari, PSM sukses menang besar 5-1 lawan PSIR Rembang. Hebatnya, striker asing andalan saya Ilija Spasojevic bikin quattrick (cetak empat gol) di laga itu. Satu hal yang mungkin baru pertama kali saya lihat ada pemain yang cetak empat gol sekaligus di satu laga.



Semudah itu memang dekat dengan striker andalan. Mari sejenak melupakan mimpi bertemu para striker bernomer punggung 9 lainnya ; Torres, Vucinic, Ronaldo, Cristian Gonzales dll. Saya merasa hebat sendiri bisa dekat dengan salah satu striker bernomer punggung 9 andalan di PSM ini. What a pride.

Kalah lawan Semen Padang, plus hanya cetak satu gol penalti mungkin jadi gambaran melempemnya Spaso akhir-akhir ini. Saya yang sering duduk di VIP utama tidak jarang mendengar cemoohan 'duelko Spasooo!' atau 'Kenapa malas sekaliko goyang Spasooo?!', dan berbagai teriakan lainnya. Mungkin saya pikir ini hal yang wajar untuk seorang striker yang idealnya harus cetak gol banyak, tapi terlihat kurang kontribusi di lapangan.

Siang itu saya baru pulang dari Kab.Bantaeng, sedang berusaha tidur siang. Tiba-tiba atasan saya, Kak Wina bbm : "Spaso pindah klub". Yak, saya sukses galau pemirsa. Mungkin ini agak klasik, tapi saya merasa kalau saya paling mimpi siang bolong. Tapi tidak. Doski betul-betul minggat. Saya langsung coba cari-cari di internet soal isu kepindahannya. Betul saja, bahkan di Wikipedia dia sudah resmi jadi pemain Mitra Kukar.

Resmi pakai nomer 87 di Mitra Kukar

Sakit memang. Ini hampir sama seperti waktu Torres memutuskan untuk pindah ke Chelsea. 
"Bukanji Spaso yang kupikir ini, tapi PSM nya". Itu yang atasan saya bilang. Iya sih, kalo boleh jujur, di line up PSM sekarang belum ada target man yang bisa kita sandingkan kontribusi dan kapasitasnya dengan seorang Spaso. Untuk mengejar jatah 4 besar dalam unifikasi liga, memang terasa semaikin berat tanpa Spaso. Untuk beli striker baru, bagaimana? Entahlah, saya tidak bisa menjawab yang ini.

Berat memang kehilangan striker andalan. Mungkin jadi tidak seru kalau nonton dan tidak melihat pemain pirang bernomer punggung 9 yang babak pertama pake Adidas Predator hijau stabilo dan babak kedua berganti Adidas Predator Lethal Zones merah-hitam lagi. Tidak ada lagi teriakan keras dari Coach Petar "Spaso! Maju!" dari pinggir lapangan. Mungkin saya dan para pecinta Spaso lainnya hanya bisa melihatnya dari layar kaca di laga para laki. Halah.

Entahlah, but I'm gonna miss you, Spasogol. Berat memang. Terlebih lagi melihat tulisan perpisahanmu di media.


Rekan-rekan suporter tercinta,
Saya tidak pernah membayangkan bahwa saat ini akan datang sangat cepat.
Kalian semua selalu mendukung saya untuk menjadi legenda di PSM dan meraih kesuksesan besar di klub bersejarah ini. Saya tidak akan pernah melupakan itu.
Sayangnya, semuanya tidak sesuai dengan kenyataan.
Setelah berdiskusi panang dengan manajemen, saya akhirnya memutuskan untuk menandatangani kontrak dengan Mitra Kukar.
Kontrak saya akan berakhir pada 31 Juli 2013 dan sampai sekarang saya belum menandatanganinya karena kesulitan keuangan pada PSM. Artinya, jika saya tetap tinggal, akan ada kemungkinan mulai 1 Agustus nantisaya tidak akan punya klub. Kondisi ini sangat berat karena saya sangat mencintai PSM.
Saya berharap kalian semua memahami keputusan saya. Mitra Kukar saat ini merupakan salah satu klub dengan manajemen paling teratur di Indonesia. Jika ada yang berpikir saya pindah hanya demi uang, maka saya harus mengingatkan kalian betapa banyak klub yang sudah saya tolak selama ini demi PSM.
Saya ingin membuat kalian percaya bahwa saya telah berusaha membawa kebahagiaan bagi kalian semua. Total gol saya selama di PSM adalah 19 gol dari 29 pertandingan. Saya selalu yakin saya akan mencetak lebihbanyak gol. Namun, jika saya membuat kalian semua kecewa, maka dengan ini saya minta maaf.
Saya mencintai kalian semua dan tentu saja saya akan merindukan spirit dan motivasi kalian.
Saya berharap semoga kalian tetap mendukung saya di mana pun saya bermain nanti, dan sebaliknya. Saya akan selalu mendukung PSM dan suporter fantastisnya.
Harapan saya, semoga sebelum saya pensiun dari sepakbola nantinya, saya masih punya kesempatan untuk memakai kembali seragam PSM dan merasakan kembali atmosfir stadion kalian.
Maka dari itu, jangan dulu kita ucapkan salam perpisahan.  Melainkan, sampai bertemu lagi.
Terima kasih atas segalanya.
Illija Spasojevic



Sampai ketemu lagi, Spaso. Semoga kau makin hebat di klub barumu.
Salam, idolamu.
Riri.